Selasa, 24 Desember 2024

LEMBAR INFORMASI PENGENALAN ARDUINO UNO

LEMBAR INFORMASI
PENGENALAN ARDUINO UNO
Oleh : Iyon Manakarra // Mekatronika Manakarra


A.          Arduino UNO

Arduino itu sebuah board mikrokontroler, yang merupakan sebuah sistem komputer yang fungsional dalam sebuah chip. Dalam bangunan Arduino telah tersedia prosesor, memory, input output, dan bisa dibilang bahwa mikrokontroler ini adalah komputer dalam versi mini yang disertai perngkat lunak pendukung untuk melakukan pemograman yang disebut dengan Arduino IDE (Integrated Development Environment). Arduino menganut sistem open hardware, menggunakan Atmel AVR processor dan memiliki I/O onboard. Contoh sederhana apa yang dapat kita lakukan terhadap Arduino, kita dapat mengatur kedipan LED setiap 1 detik sekali atau melakukan pengendalian terhadap putaran rotasi motor servo dan lainnya.

Arduino muncul dengan banyak sekali variannya, mulai dari Arduino Uno, Arduino MEGA 2560, Arduino Nano, dan sebagainya. Semua varian Arduino tersebut dibangun dengan dasar yang sama yaitu menggunakan mikrokontroler Atmel AVR yang memiliki perbedaan di banyaknya pin yang bisa digunakan.



Gambar 2. Bagian-bagian Arduino UNO

No.

Fungsi

Kegunaan

 

1

 

Power USB

Memberikan catu daya ke Papan Arduino dan

untuk upload sketch/kode program menggunakan kabel USB dari komputer.

 

2

Power (Barrel

Jack)

Memberikan catu daya ke Papan

Arduino langsung dari sumber daya AC

 

3

 

Voltage Regulator

Mengendalikan tegangan yang diberikan ke papan

Arduino  dan  menstabilkan  tegangan  DC  yang digunakan oleh prosesor dan elemen-elemen lain.

 

4

 

Crystal Oscillator

Membantu Arduino dalam hal yang berhubungan

dengan waktu.

 

 

 

5 dan 17

 

 

 

Arduino Reset

Melakuka rese prose Arduino   dari   awal.

Terdapat dua cara untuk mereset Arduino Uno. Pertama, dengan menggunakan reset button (17) pada papan arduino. Kedua, dengan menambahkan  reset  eksternal  ke  pin  Arduino yang berlabel RESET (5).

 

 

 

 

 

6, 7, 8, dan 9

 

 

 

 

Pin 3.3V, 5V, GND, Vin

© 3.3V (6) Supply 3.3 output volt

© 5V (7) Supply 5 output volt

© Arduino bekerja dengan baik pada tegangan

© 3.3 volt dan 5 volt.

© GND (8) Ground

© Vin (9) – Digunakan untuk memberi daya ke papan Arduino dari sumber daya eksternal, seperti sumber daya AC.

 

10

Input/output

Analog

 

Pin Analog

 

11

Main

microcontroller/IC

 

Sebagai pusat pengolahan Arduino.

 

 

 

 

12

 

 

 

 

Pin ICSP

ICSP  (12)  adalah  AVR,  suatu  programming

header kecil untuk Arduino yang berisi MOSI, MISO, SCK, RESET, VCC, dan GND. Hal ini sering dirujuk sebagai SPI (Serial Peripheral Interface), yang dapat dipertimbangkan sebagai “expansion” dari output. Sebenarnya, kita memasang perangkat output ke master bus SPI.

 

 

13

 

Power LED Indicator

LED  ini  harus  menyala  jika  menghubungkan

Arduino ke sumber daya. Jika LED tidak menyala, maka terdapat sesuatu yang salah dengan sambungannya.

 

 

14

 

 

TX dan RX

Pin yang digunakan untul melakuakn komunikasi

serial, dimana TX (transmit) dan RX (receive). TX dan RX muncul di dua tempat pada papan Arduino UNO.

 

15

Input/Ouput

Digital

 

Pin Digital

16

AREF

AREF     merupakan     singkatan     dari Analog

Reference. AREF terkadang kadang digunakan untuk   mengatur   teganga referensi   eksternal (antar 0 dan 5 Volts) sebagai batas atas untuk pin input analog input.


B.          Arduino IDE (Integrated Development Environment)

Gambar 3. Arduino IDE

Arduino Integrated Development Environment - atau Arduino Software (IDE) - berisi editor teks untuk menulis kode, area pesan, konsol teks, toolbar dengan tombol untuk fungsi- fungsi umum dan serangkaian menu. Menghubungkan ke perangkat keras Arduino dan Genuino untuk mengunggah program dan berkomunikasi dengan papan sirkuit Arduino. Program yang ditulis menggunakan Arduino Software (IDE) disebut sketches. Sketches ini ditulis dalam editor teks dan disimpan dengan ekstensi file .ino. Editor ini memiliki fitur untuk memotong (cut), menempelkan (paste), dan pencarian atau mengganti teks. Pada bagian pesan berisikan umpan balik saat menyimpan dan mengekspor dan juga menampilkan kesalahan. Konsol menampilkan output teks dengan Arduino Software (IDE), termasuk pesan kesalahan yang lengkap dan informasi lainnya. Sudut kanan bawah jendela menampilkan papan dikonfigurasi dan port serial. Tombol toolbar memungkinkan untuk memverifikasi dan mengunggah program, membuat, membuka, dan menyimpan sketches, serta membuka monitor serial.

Gambar 4. Contoh sketches program yang ditulis dengan Arduino IDE 

Gambar 4 di atas merupakan contoh program sketches yang ditulis menggunakan Arduino IDE yang pada dasarnya menggunakan bahasa C.

Pembuatan program yang dilakukan pada Arduino IDE atau sketch pada umumnya akan dituliskan pada dua bagian utama Arduino IDE, yaitu pada bagian:

 1.      void setup()

Bagian utama pertama adalah bagian yang biasanya digunakan oleh pemrogram untuk melakuan penulisan perintah proses inisialisasi program, seperti pinMode(), Serial.begin(), LCD.begin(), LCD.clear dan perintah lainnya.

2.      void loop()

Bagian utama kedua adalah bagian yang berisikan program utama yang nantinya akan dieksekusi secara berulang oleh pemroses yang terdapat dalam papan sirkuti Arduino UNO, yaitu mikrokontroler Atmega328P. Bagian yang tak kalah penting dari proses pemrograman sketches adalah bagaimana menampilkan hasil operasi/proses pengolahan yang dilakukan oleh mikrokontroler Atmega328P yang terdapat dalam modul Arduino UNO. Terkait hal ini , maka Arduino IDE menyertakan sebuah fitur yang dinamakan dengan serial monitor yang berfungi untuk menunjukkan hasil pengolahan mikrokontroler Atmega328P yang pada umumnya digunakan sebagai alat bantu pengujian validitas hasil pengolahan. Gambar di bawah ini menunjukkan hasil pengolahan mikrokomtroler Atmega328P pada serial monitor.


Gambar 5. Tampilan hasil pengolahan pada serial monitor

 

Arduino adalah sebuah mikrokontroller yang didesain khusus sebagai pembelajarn mikrokontroller dengan mengggunakan processor ATMEL dan bahasa pemprograman sendiri. Arduino bersifat open-source sehingga tidak ada biaya dalam perngkat lunaknya yang mana membuat para pengguna bisa leluasa melakukan eksperimen terhadap perangkat Arduino ini tanpa terkendala perangkat lunak percobaan (trial) atau berbayar. Selain itu tersedia bagi para pemrogram berpengalaman untuk pengembangan lebih lanjut. Bahasanya bisa dikembangkan lebih lanjut melalui pustaka-pustaka C++ yang berbasis pada Bahasa C untuk AVR. Perangkat keras Arduino berbasis mikrokontroler ATMEGA8, ATMEGA168, ATMEGA328 dan ATMEGA1280 (yang terbaru ATMEGA2560). Dengan demikian siapapun bisa membuatnya dan kemudian bisa menjual perangkat keras Arduino ini,  Bootloader Arduino tersedia langsung dari perangkat lunak Arduino IDE-nya. Bisa juga menggunakan breadoard untuk membuat    perangkat    Arduino    beserta    periferal-periferal    lain    yang    dibutuhkan.

Pembuatan Arduino dimulai pada tahun 2005, dimana sebuah situs perusahaan komputer Olivetti di Ivrea, Italia membuat perangkat untuk mengendalikan proyek desain interaksi siswa supaya lebih murah dibandingkan sistem yang ada pada saat itu. Dilanjutkan pada   bulan   Me 2011,   dimana   suda lebi dari   300.000   unit   Arduino    terjual. Pendiri dari Arduino itu sendiri adalah Massimo Banzi dan David Cuartielles. Awalnya mereka memberi nama proyek itu dengan sebutan Arduin dari Ivrea tetapi seturut dengan perkembangan zaman, maka nama proyek itu diubah menjadi Arduino yang berarti teman yang  kuat”  atau  dalam  versi  bahasa  Inggrisnya  dikenal  dengasebutan  Hardwin. Awalnya Massimo Banzi membangun disekitar proyek Pengkabelan dari Hernando Barragan. Pengkabelan ini adalah proyek tesis Hernando di Desain Interaksi Institute Ivrea. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjadi versi elektronik pengolahan yang digunakan di lingkungan pemrograman dan mengambil pola sintaks processing tetapi dengan berkembangnya teknologi maka Arduino menjadi sangat popular dikalangan mahasiswa dan pelajar saat ini. Mereka mengembangkan Arduino dengan bootloader dan software yang user friendly sehingga menghasilkan sebuah board mikrokontroller yang bersifat open source yang bisa dipelajari dan dikembangkan oleh mahasiswa, pelajar, professional, pemula, dan penggemar elektronika maupun robotik di seluruh dunia.



Kamis, 12 Desember 2024

Langkah-langkah dasar untuk membuat program menggunakan ZelioSoft 2 dengan diagram Ladder (Ladder Diagram) pada Zelio Logic SR2B201FU

Prangkat Smart relay Zelio Logic
Prangkat Smart relay Zelio Logic

 

ZelioSoft 2 adalah perangkat lunak yang digunakan untuk memprogram Smart Relay dari Schneider Electric, seperti Zelio Logic SR2B201FU. Smart Relay ini digunakan untuk aplikasi otomatisasi yang lebih sederhana, seperti kontrol motor, pencahayaan, dan aplikasi lainnya yang membutuhkan pengendalian berbasis logika.

Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk membuat program menggunakan ZelioSoft 2 dengan diagram Ladder (Ladder Diagram) pada Zelio Logic SR2B201FU: 1. Persiapkan Perangkat dan Instalasi Pastikan Anda memiliki Zelio Logic SR2B201FU dan perangkat lunak ZelioSoft 2 yang terinstal pada komputer Anda. Hubungkan perangkat Zelio Logic ke komputer melalui kabel USB atau kabel serial (tergantung pada tipe konektivitas yang Anda gunakan).
2. Buka Program ZelioSoft 2 Jalankan ZelioSoft 2 dan pilih opsi untuk membuat proyek baru. Pilih tipe perangkat Anda, yaitu Zelio Logic SR2B201FU. 3. Mengenal Antarmuka ZelioSoft 2 Ladder Diagram (LD) adalah metode grafis untuk pemrograman yang menyerupai diagram sirkuit listrik. Anda akan melihat elemen-elemen seperti kontak (NO, NC), relai, dan solenoid yang digambar dalam format vertikal. Pada bagian kanan akan ada panel untuk memilih elemen-elemen yang dibutuhkan, seperti input, output, timer, dan lainnya.
4. Membuat Program Dasar dengan Ladder Diagram Input: Tambahkan kontak yang sesuai dengan input perangkat (misalnya tombol atau sensor). Relai (Relay): Tambahkan relai sebagai output yang akan mengendalikan perangkat seperti motor atau lampu.
Contoh Program: Program sederhana untuk menyalakan lampu dengan tombol tekan: Tambahkan kontak NO yang mewakili tombol tekan. Hubungkan kontak tersebut dengan output yang mewakili lampu atau perangkat yang akan dikendalikan. Saat tombol ditekan (kontak NO), relai akan aktif dan menghidupkan lampu.
5. Menyusun Logika Gunakan instruksi logika lainnya seperti AND, OR, Timer, dan Counter untuk membuat kontrol yang lebih kompleks. Misalnya, tambahkan timer untuk delay atau counter untuk menghitung jumlah perulangan.
6. Simulasi Program Setelah selesai menyusun program, gunakan fitur simulasi di ZelioSoft 2 untuk memverifikasi bahwa logika berjalan dengan benar. Simulasi akan menampilkan bagaimana program bekerja tanpa perlu menghubungkan perangkat fisik.
7. Unduh Program ke Zelio Logic Setelah program diuji dan dipastikan berfungsi dengan benar, unduh program ke perangkat Zelio Logic SR2B201FU. Klik tombol Download di dalam software untuk mentransfer program ke perangkat. Pastikan perangkat terhubung dengan komputer dengan benar agar proses download berhasil.
8. Tes Program di Perangkat Setelah program terunduh, lakukan pengujian langsung pada perangkat untuk memastikan semuanya berfungsi seperti yang diinginkan. Uji fungsionalitas tombol, output, dan pengaturan lainnya yang telah Anda program.
9. Pemeliharaan dan Penyesuaian Jika diperlukan, Anda dapat kembali ke ZelioSoft 2 untuk melakukan pemrograman ulang atau penyesuaian. Pastikan perangkat dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi nyata, seperti menghindari gangguan pada input dan output. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat dan mengunduh program Ladder Diagram untuk Zelio Logic SR2B201FU menggunakan ZelioSoft 2.


Salam : Iyon Manakarra

Link Video :

Selasa, 10 Desember 2024

Membuat Tugas Proposal Proyek Akhir Judul Trafic Light Tenaga Surya Dengan Charger Otomatis Dan Penjejak Sinar Matahari Berbasis Mikrokontroler

Baiklah sahabat mekatronika manakarra.. dikesempatan kali saya coba mereview sebuah tugas proposal proyek akhir ketika mengikuti kegiatan perkuliahan Dual System D4 Teknik elektronika dengan konsentrasi Mekatronika di Joint Program BA Malang. (PENS ITS Surabya, P4TK VEDC Malang, Berufs Akademi Stutgart + Industri partner).

PROPOSAL

TRAFIC LIGHT  TENAGA SURYA

DENGAN CHARGER OTOMATIS DAN PENJEJAK SINAR MATAHARI BERBASIS MIKROKONTROLER


TUGAS PROPOSAL PROYEK AKHIR

Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan

memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan


Disusun oleh :

 

WIYONO

NIM  XX XX XX 756

 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

JOINT PROGRAM BA MALANG

JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA

2008

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------