Kamis, 16 April 2015

MEMBUAT LINE FOLLOWER BECAK BERBASIS MIKROKONTROLLER || Part 2. (Desain Rangkian kontrol)

Part 2 (Desain Rangkian kontrol)
By : iyon manakarra, 16-04-2015 )

Setelah perancangan mekanik becak, dilanjutkan mendesain rangkaian PCB kontroal elektroniknya yang meliputi beberapa rangkaian :
Ø  Modul minimum system ATMEGA.
Ø  Modul Driver motor DC.
Ø  Modul Scmitch Triger.
Ø  Modul Sesor line .


     Modul Minimum system ATMEGA32 berfungsi mengendalikan seluruh proses pekerjaan sistem robot ini dengan cara penanaman instruksi dalam Flash PEROM didalam chip ATMEGA32.  Bahasa pemograman yang digunakan adalah bahasa basic dengan bantuan Compiler Bascom AVR. Baterai menggunakan baterai yang dapat diisi ulang sebesar 700mAH dengan asumsi bila sistem memakai arus 0,75 A akan dapat bertahan selama satu jam. LM7805 digunakan untuk meregulasi tegangan dan arus dari baterai sekaligus menyesuaikan level tegangan chip ATMEGA32, serta modul lain yang akan dipaparkan selanjutnya.

Modul minimum system AVR ATMega32


Modul catu daya 5VDC

     Kemudian mendesain modul driver motor, Modul ini menggunakan IC driver L293D yang memiliki kemampuan menggerakkan motor DC sampai arus 2A dan tegangan maksimum 40 Volt DC untuk satu kanalnya. pin Input 1 sampai 4 untuk mengendalikan arah putaran. Pin Enable diberi VCC 5 Volt untuk mengaktifkan driver motor.

Input
Function
Enable = H
Input 1 = Height
Input 2 = Low
Maju
Mundur
INPUT 1 = INPUT 2
Motor berhenti

Gambar Schematic Driver motor sebagai berikut :



Selanjutnya membuat Modul Scmitch Triger. Kegunaan IC74LS14 adalah untuk buffer arus dari sensor,karna diketahui jika data dari sensor langsung ke micro maka arus nya akan drop (jatuh).


    Dalam perancangan modul sensor garis  bisa menggunkan infra merah sebagai pemancar dan Photo diode sebagai penerima, alasan sensor line menggunakan Infra Merah dan Photo diode karena kemudahan dalam pembuatannya serta harganya relatif murah. Pemancar dan penerima hanya bekerja pada panjang gelombang Infra merah saja, jadi kita tidak perlu khawatir akan pengaruh dari sinar tampak. Kondisi gelap ataupun terang tidak begitu mempengaruhi kerja sensor.
    Prinsip kerjanya adalah: sinar infra merah yang pancarkan oleh pemancar infra merah sebagian akan diserap oleh lantai dan sebagian ada yang dipantulkan dan akan diterima oleh Dioda  dengan intensitas yang berbeda-beda sesuai bahan dan warna dari lantai, perbedaan inilah yang digunakan sebagai acuan dalam mengambil keputusan.  Jika salah satu sensor mendeteksi garis maka akan mengirim logika Low(0) ke micro melalui smitch trigger,
    Berikut rangkaian dari sensor line yang terdiri dari infrared dan fhoto diode.

 

Sedangkan posisi sensor pada line tracer adalah

 setelah pembuatan rangkaian dan mendesain PCB dan penyolderan komponen kemudian modul diletakkan pada bagian atap becak...

kemudian dilanjutkan proses pembuatan program.. yang akan dilanjutkan pada part 3. pembuatan program kontrol line tracer...

===> PART. 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berdiskusi dan silahkan memberi komentar berupa kritik dan saran yang bersifat membangun ya sobat smua....!