Kamis, 09 Februari 2023

Perakitan dan pembuatan sistem alarm kendaraan sepeda motor anti maling - Part 2

PERAKITAN DAN PEMBUATAN SISTEM ALARM KENDARAAN SEPEDA MOTOR ANTI MALING

@ Iyon Manakarra

        Baiklah sahabat mekatronika manakarra melanjutkan postingan sebelumnya tentang cara membuat alarm sepeda motor anti maling, kali ini saya akan menguraikan proses tahap perakitan dan pembuatan system alarm yang terdiri dari system simulator alarm dan rangkaian kontrol alarm. adapu proses pembuatannya adalaha sebagai berikut :

Alarm sepeda motor

Rabu, 08 Februari 2023

Jobsheet Menggambar Minimum System Mikrokontroller AVR Mapel Mikroprosesor Dan Mikrokontroller Kelas XI Elektronika Industri

PEMOGRAMAN MIKROKONTROLLER 

Jobshet Praktikum, Mikroprosesor Dan Mikrokontroller,  Kelas XIELIN,  M&M-LS001
MENGGAMBAR MINIMUM SYSTEM MIKROKONTROLLER AVR 
( Menggambar Rangkaian Scematich dan board PCB Menggunakan EAGLE 9 Cadsoft )

© Iyon Manakarra

Assalamualaikum wr. Wb.. baiklah sahabat mekatronika manakarra berikut adalah repost jobsheet kegiatan praktikum pada mata pelajaran mikroprosesor dan mikrokontroller tetang system embeded programming dalam menggambar rangkaian minimum system mikrokontroller AVR khususnya ATMEga 16,32 atau 8535.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

I.    Tujuan Praktikum.

  • Peserta didik dapat menginterprestasikan bagian – bagian  minimum system mikrokontroller AVR.
  • Peserta didik dapat mendesign schematic dan Board PCB Minimum System mikrokontroller menggunakan aplikasi EAGLE LayOut Editor.

 

II.    ALat dan Bahan.

  • Perangkat Komputer / Laptop (Minimal Spec. Windows 7, RAM 2Gb).
  • Mouse dan Keyboard External.
  • Aplikasi Design Circuit Electronics : Eagle Layout Editor (Minimal Vers. 6.4.0)  atau terbaru Versi 9.4.2 license for Education.
  • Alat ukur Mistar. 


III.   Teori Singkat.

1.    Minimum System Mikrokontroller.

Sistem Minimum Mikrokontroler adalah sebuah rangkaian paling sederhana dari sebuah mikrokontroler agar IC mikrokontroler tersebut bisa beroperasi dan diprogram. sistem ini disebut minimum sistem dikarenakan untuk mengaktifkan sebuah mikrokontroller memang sangat simple dan sederhana. Bagian dari minimum sistem hanya terdiri dari rangkaian power supply, Rangkaian reset dan Rangkaian clock serta IC Mikrokotroller. Pada rangkaian minimum system di lengkapi Pin Header sebagai data interface input-Output mikrokontroller, serta Pin header untuk komunikasi ISP sebagai proses download program.

Gambar 1. Minimum System Mikrokontroller AVR

Senin, 06 Februari 2023

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Teknik Elektronika Elemen Pemrograman Sistem Embedded Fase : F

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Teknik Elektronika Elemen Pemrograman Sistem Embedded Fase : F

@Iyon manakarra

     Sahabat mekatronika manakarra berikut adalah contoh perangkat mengajar yang saya gunakan dalam proses pembelajaran dikelas yaitu Alur Tujuan Pembelajaran pada elemen Pemrograman Sistem Embedded pada bidang Teknik elektronika Fase F kurikulum merdeka belajar. 


        Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase.

======================================================================
                                              ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

A.      IDENTITAS.

Satuan Pendidikan           : SMK Negeri 1 Tapalang.

Bidang Keahlian             : Teknologi Manufaktur dan Rekayasa.

Program Studi Keahlian   : Teknik Elektronika.

Mata Pelajaran                 : Kejuruan Teknik Elektronika Industri.

Fase                                  : F.

Elemen                             : Pemrograman Sistem Embedded

Tahun Pelajaran               : 2022/2023.

Kelas / Semester              : XI / Gansal

Jumlah jam Pelajaran       : 144 JP @ 45 Menit

Penyusun                          : Team Teaching Teknik Elektronika Industri

-        Wiyono, S.ST., Gr.

-        Supriadi Aco, S.Pd.  

-        Indriani Nur Hiyahara, S.Pd., Gr.

-        Sherly Ardina, S.Pd.


B.      CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE F.

    Sedikit pejelasan sahabat mekatronika manakarra dengan berdasarkan salinan kepmendikbudristek No.56 tentang pedoman penerapan kurikulum diuraikan bahwa Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase, dimulai dari Fase Fondasi pada PAUD. Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP disusun untuk setiap mata pelajaran.


Pada akhir fase F, peserta didik dapat pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami penerapan rangkaian elektronika, sistem kendali elektronik, pemrograman sistem embedded, antarmuka dan komunikasi data, sistem kendali industri, serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan elektronika industri.


C.      CAPAIAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN ELEMEN.

Berikut adalah elemen per capaian pembelajaran :


ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

1.     Pemrograman Sistem Embedded

Pada akhir fase F, peserta didik mampu: mengevaluasi arsitektur sistem embedded; merancang sistem minimum; menerapkan bahasa pemrograman; mengoperasikan software compiler; mengoperasikan software simulator; membuat pemrograman input/output digital; membuat pemrograman input/output analog; dan menerapkan pemrograman komunikasi serial.


D.      TUJUAN PEMBELAJARAN.

    Tujuan pembelajaran adalah deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap, yang diperoleh murid dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran. Tujuan pembelajaran disusun dengan memperhatikan kemungkinan pengumpulan bukti yang eviden, artinya dapat diamati dan diukur melalui asesmen, sehingga murid dapat dipantau ketercapaiannya atas tujuan pembelajaran tersebut.


ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

KOMPETENSI

KONTEN

1.    Pemrograman Sistem Embedded.

 

(72 JP)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu: mengevaluasi arsitektur sistem embedded; merancang sistem minimum; menerapkan bahasa pemrograman; mengoperasikan software compiler; mengoperasikan software simulator; membuat pemrograman input/output digital; membuat pemrograman input/output analog; dan menerapkan pemrograman komunikasi serial.

1.     Mengevaluasi arsitektur sistem embedded;

2.     Merancang sistem minimum;

3.     Menerapkan bahasa pemrograman;

4.     Mengoperasikan software compiler; mengoperasikan software simulator;

5.     Membuat pemrograman input/output digital;

6.     Membuat pemrograman input/output analog; dan

7.     Menerapkan pemrograman komunikasi serial.

1.     Arsitektur sistem embedded;

2.     Sistem minimum;

3.     Bahasa pemrograman;

4.     software compiler dan Simulator;

5.     pemrograman input/output digital;

6.     pemrograman input/output analog;

7.     pemrograman komunikasi serial.


E.      ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Didalam Alur tujuan pembelajran Guru dapat menyusun Alur Tujuan Pembelajaran masing-masing menyesuaikan dengan konteks dan kebutuhan peserta didik  di kelas yang diampu, dengan berpatokan pada panduan untuk penyusunan perangkat ajar, sehingga dapat dijadikan referensi dalam mencapai capaian pembelajaran


ELEMEN

TUJUAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR KETERCAPAIAN

MATERI

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA

MODUL

ALOKASI WAKTU

 

1.  Pemrograman Sistem Embedded.

 

(72 JP)

1.  Peserta didik dapat mengevaluasi arsitektur sistem embedded  dengan benar;

Menjelaskan Arsitektur sistem embedded

-  Arsitektur sistem embedded.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

Modul 2

8 JP @ 45 menit.

2. Peserta didik dapat merancang sistem minimum dengan benar;

Medesign rangkaian sistem minimum.

-  komponen sistem minimum,

-  Rangkaian sistem minimum.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

Modul 2

8 JP @ 45 menit.

3. Peserta didik dapat menerapkan bahasa pemrograman dengan benar;

Menjelaskan struktur  bahasa pemograman

-  Algoritma Pemograman,

-  Struktur bahasa Pemograman.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

Modul 2

16 JP @ 45 menit.

4. Peserta didik dapat mengoperasikan software compiler; dan software simulator dengan benar;

Menggunakan Sofware

Compiler dan simulator

-  Prosedur menulis listing sintax program,

-  Prosedur Compile Program,

-  Prosedur Upload/Download Program.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

 

Modul 2

8 JP @ 45 menit.

5. Peserta didik dapat membuat pemrograman input/output digital dengan benar;

Merancang program Input/Output digital

-  Menentukan Input/Output Digital,

-  Menulis Program input/output Digital,

-  Melakukan uji coba program.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

 

 

 

Modul 2

16 JP @ 45 menit.

6. Peserta didik dapat membuat pemrograman input/output analog dengan benar;

Merancang program Input/Output analog

-  Menentukan Input/Output analog,

-  Menulis Program input/output Analog,

-  Melakukan uji coba program.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

 

Modul 2

8 JP @ 45 menit.

7. Peserta didik dapat menerapkan pemrograman komunikasi serial dengan benar.

Mencoba pemograman komunikasi serial

-  Komunikasi Serial.

-  Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-  Mandiri

-  Bernalar kritis

-  Kreatif

 

Modul 2

8 JP @ 45 menit.



                                                                                                               Mamuju, 12 juli 2022

Mengetahui                                                                                          Penyusun

Kepala SMK N 1 Tapalang                                                                Ketua Program keahlian TEI


HIDAYAT, S.Pd., M.Pd                                                                        WIYONO, S.ST., Gr.

NIP : 19770210 200901 1 006                                                              NIP : 19870205 201012 1 006 



Sumber : SMKN1Tapalang//TeknikElektronikaIndustri//AlurTujuanPelajaran//Wiyono, S.ST.,Gr.

@iyon manakarra




Jumat, 03 Februari 2023

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Teknik Elektronika Elemen Penerapan Rangkaian Elektronik Fase : F

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Teknik Elektronika Elemen Penerapan Rangkaian Elektronik Fase : F

@Iyon manakarra

Sahabat mekatronika manakarra berikut adalah contoh perangkat mengajar Alur Tujuan Pembelajaran pada elemen penerapan rangkaian elektronika pada bidang Teknik elektronika Fase F kurikulum merdeka belajar. 



=========================================================================

Selasa, 31 Januari 2023

Cara membuat Rangkaian Kontrol Mesin Penetasan Telur Berbasis Mikrokontroller AVR ATmega 8 dan Sensor Suhu DS1822

Cara membuat Rangkaian Kontrol Mesin Penetasan Telur Berbasis Mikrokontroller AVR ATmega 8 dan Sensor Suhu DS1822

By. Iyon Manakarra

Sahabat mekatronika manakarra, pada kesempatan kita kali ini saya akan mencoba mereview rangkaian kontrol elektronik pada mesin penetas telur, Mesin Penetas Telur adalah sebuah alat yang membantu proses penetasan telur. Jenis  telur yang dapat ditetaskan bisa bervariasi antara lain telur unggas seperti ayam, itik, puyuh maupun mentok.

Pada dasarnya Cara kerja mesin atau alat ini melalui proses pengeraman tanpa induk dengan menggunakan sistem pemanas suhu ruangan kotak/box penetasan, sumber panas dengan menggunakan lampu pijar atau elemen panas yang dikendalikan oleh suatu system rangkaian kontrol sehingga menghasilkan panas ruangan sesuai suhu setting pada pengeraman telur.